Ketua Ikatan Alumni XL Future Leaders Batch 5

Words by
Debby Laurentina and Siti Farhana (Alumni Batch 5, Jakarta)

Dua tahun perjalanan di XLFL memberikan banyak kesan dan pembelajaran bagi seluruh awardee, tidak terkecuali Bradley Gunawan. Bersamaan dengan National Conference yang menandakan telah selesainya perjalanan XLFL bagi para awardee Batch 5 (yang kini dikenal dengan FL005), Bradley dipercaya oleh teman-teman Batch 5 untuk menjadi ketua angkatan FL005.

Positive learning environment di XLFL merupakan hal yang paling berkesan; bagi Bradley, XLFL menjadi wadah perkumpulan 150 sosok dengan pencapaian yang luar biasa namun saling mendukung satu sama lain. Workshop yang diadakan setiap dua bulan mendorong para awardee untuk “bisa karena biasa”, seluruh pembelajaran di XLFL yang terus dibiasakan di setiap workshop (dan bahkan untuk beberapa hal, di luar workshop) menjadi faktor utama terbentuknya mindset dan skillset pemimpin pada alumni XLFL.

“Bradley project manager yang OKE. Walaupun dia sudah pintar dan banyak berprestasi tapi tetap rendah hati. Bradley seperti tabula rasa, dia orangnya sangat menghargai pendapat orang lain.– Fandi (FL005, Jakarta).

Bradley, yang saat ini bekerja sebagai intern di Boston Consulting Group, mengaku banyak terbantu dalam beragam pekerjaan dan aktivitasnya dari pengalamannya selama mengikuti XLFL.

“Fasilitator dan awardee, khususnya kelas Jakarta Batch 5, secara signifikan membuat saya lebih percaya akan kemampuan diri sendiri. Datang dari sebuah universitas baru yang tidak se ternama kampus-kampus lain tentu menjadi tantangan tersendiri. Tapi di XLFL, salah satu program yang sangat diverse dalam hal latar belakang akademik, saya bisa bertukar pikiran dan pengalaman dengan banyak sekali calon pemimpin masa depan; even though everyone is outstanding in their own way, everyone is still so humble that they actually motivate and empower each other even more. Hal ini membantu saya untuk berani mencoba berbagai hal, salah satunya internship BCG. Mindset positif ini sangat diperlukan dimanapun, terutama dalam dunia profesional yang penuh tekanan dan kompetisi.

Selama dua tahun Bradley merasa banyak ditempa dalam aspek kepemimpinan, komunikasi, juga berpikir kritis dan kreatif. Keterampilan-keterampilan ini sangat relevan dengan industri consulting yang saat ini ia geluti; memformulasikan solusi yang efektif secara efisien merupakan salah satu hal terpenting. Tidak kalah pentingnya, keluarga XLFL menjadi sebuah social support system yang ‘ambisius tapi kolaboratif’ bagi Bradley. Bertemu secara rutin dengan para awardee XLFL menjadi momen berharga yang refreshing but constructive, karena selalu ada value tertentu yang didapatkan setelahnya.

Sebagai seorang alumni, Bradley berpendapat bahwa relasi antar awardee merupakan salah satu hal terpenting. Hal ini dapat mendukung tukar ilmu, pengalaman, dan kesempatan yang baik secara lebih optimal. Bradley juga berharap para awardee dapat terus membagi privilege yang telah diperoleh selama mengikuti XLFL kepada teman-teman yang belum memperoleh kesempatan yang sama, baik dari hal kecil seperti sharing hingga mengadakan program yang lebih masif dan terstruktur. Dua hal ini akan menjadi titik perhatian utama bagi Bradley dalam menjalankan kepengurusan ikatan alumni FL005 ke depannya.

“I think Bradley is a very good partner to discuss with–he’s very open minded, but at the same time, very strict when it comes to his own principle. To me, he’s not a person who puts his feet on two different worlds; thus, leading to him never losing his focus.” – Sarah (FL005, Jakarta).